Monthly Archives: October 2009

Realisme Vs Empirisme

newtonDalam sebuah penelitian ilmiah janganlah kita mudah menganggap enteng perbedaan teknis belaka, karena perbedaan pendekatan penulisan (penelitian) ilmiah adalah berbicara tentang perbedaan mendasar khususnya pada bagian Filsafat Ontologis yaitu “pertarungan sebuah persepsi kebenaran”

Sejak dahulu pendekatan ilmiah dalam mencari kebenaran sudah terbagi dua yang pertama adalah pendekatan rasionalis yang di usung oleh Plato kemudian yang kedua adalah pendekatan empiris yang di dalami oleh Aristoteles yang kebetulan juga adalah murid kesayangan Plato
Read the rest of this entry

Advertisements

Penemuan Prof Santos: “Atlantis itu ternyata adalah Indonesia…”

atlantikBanyak orang kita yang sebal melihat iklan malaysia yang bagus itu, karena banyak hal-hal yang digambarkan dalam iklan itu sebenarnya lebih banyak dijumpai di pelbagai wilayah   Indonesia dari pada di   Malaysia . Yah, kita selalu ‘keduluan’ oleh mereka. 
Hal lain yang menyebalkan menyangkut negeri tercinta ini adalah manakala ada yang mengatakan bahwa banyak orang di Amerika atau di luar negeri yang tidak mengenal   Indonesia . Katanya mereka tahu Bali, tapi   Indonesia itu dimana sih…., konon tanya mereka….. 
Tapi perkembangan terbaru rada beda ; mempromosikan   Indonesia akhir-akhir ini mestinya ibarat mendayung perahu ke hilir, yang didorong arus sungai dari belakang. Banyak kemudahan yang didapat secara gratis. 
Bukan hanya akibat kedatangan Hillary Rodam Clinton, tapi terutama oleh ulah Prof. Arysio N. dos   Santos yang menerbitkan buku yang menggemparkan : “Atlantis the Lost Continents Finally Found”. 
Read the rest of this entry

Contoh butir soal C1 s/d C6

exam1Sebagai seorang guru sudah seharusnya melakukan persiapan dalam rancangan pembelajarannya, proses hasil belajar secara bermutu akan dilihat sejauh mana sorang guru dalam meramu pembelajarannya semakin baik termasuk pembuatan butir-butir soal.

Dalam melaksanakan proses penilaian, tes merupakan alat ukur yang paling sering digunakan guru untuk mengukur hasil belajar siswa. Dari hasil tes, guru dapat mengetahui sejauh mana tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Oleh karena itu, agar tes dapat mengukur hasil dengan tepat, maka tes harus dikembangkan dengan benar.
Read the rest of this entry

Neurologi : Otak, Emosi dan tubuh

“The brain is the most complex organ in the body and one with the greatest capacity to re-invent itself.” – Professor Robert Winston

 

stressssNeurologi adalah cabang dari ilmu kedokteran yang menangani kelainan pada sistem saraf. Dokter yang mengkhususkan dirinya pada bidang neurologi disebut neurolog dan memiliki kemampuan untuk mendiagnosis, merawat, dan memanejemen pasien dan kelainan saraf. Kebanyakan para neurolog dilatih untuk menangani pasien dewasa. Untuk anak-anak dilakukan oleh neurolog pediatrik, yang merupakan cabang dari pediatri atau ilmu kesehatan anak. Di Indonesia, dokter dengan spesialisasi neurologi diberi gelar Sp.S. atau Spesialis Saraf.

  Read the rest of this entry

Pengertian Ujian

ujianjpgDalam konteks akademis atau profesional, ujian (atau ujian untuk pendek) adalah tes yang bertujuan untuk menentukan kemampuan seorang mahasiswa atau calon dokter. Biasanya ujian tes tertulis, walaupun beberapa mungkin praktis atau komponen praktis, dan sangat bervariasi dalam struktur, isi dan kesulitan tergantung pada subjek, kelompok usia orang yang diuji dan profesi. Seseorang yang melewati ujian menerima ijazah, sebuah surat izin mengemudi atau profesional, tergantung pada tujuan pemeriksaan. Pemeriksaan kompetitif adalah ujian di mana pelamar bersaing untuk sejumlah posisi, sebagai lawan hanya harus mencapai tingkat tertentu untuk lulus.
Read the rest of this entry