Monthly Archives: March 2012

Eksistensi Tentara di Sekolah, Untuk apa?

Siang itu seorang rekan guru tiba-tiba mengatakan bahwa baru saja dia kena “damprat” gara-gara tidak mengatakan permisi disepan tentara yang kebetulan menjadi penjaga sekolah. Sang tentara yang kebetulan marinir tersebut memaki dengan nada yang kurang sopan kepada guru perihal tata cara masuk ke sekolah, sang guru sudah menjelaskan bahwa dirinya adalah guru disekolah tersebut dan merasa aneh jika dirinya justru di bentak , karena biasanya guru tersebut melakukan hal biasa jika setiap masuk melewati pagar sekolah.

Ya sepenggal cerita diatas mungkin bisa mewakili keadaan sekolah di sebagian kota-kota besar dimana sekolah kini memerlukan jasa pengamanan sebagai penambah kaum sipil (satpam) sebagai  penjaga, yaitu menjadikan alternatif kepada tentara (berpangkat rendah) untuk menjaga sekolah-sekolah.

Read the rest of this entry

Advertisements

Proyek gagal bernama RSBI, anda masih berminat?

Saya masih ingat sekali beberapa rapat-rapat yang saya lalui bersama rekan-rekan guru disekolah saya tempat mengajar, bahwa jika ada siswa yang berhasil masuk RSBI maka itu adalah sebuah kebanggan yang patut dirayakan, untuk itu disiapkanlah beberapa program – program untuk mendukung hal tersebut. Bahkan hal ini menjadi target yayasan sekolah yang seharusnya lebih cermat dalam memahami sejarah program RSBI sejak awal.

“Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) itu bak mahluk Yeti.” demikian kata seorang konsultan RSBI pada sebuah simposium sekolah bertaraf internasional yg diadakan oleh British Council di Hotel Atlet Century Jakarta pada 9 Maret 2011 yg lalu.

Read the rest of this entry