Cara mudah praktik mengajar dan membaca tema pada kurikulum 2013

teach_for_americaBagi banyak guru sekolah dasar saya yakin akan mengalami kebimbangan dalam cara pengajaran tematik, apalagi ketika melihat munculnya banyak tema dan sub tema disana. Tapi menurut saya ada beberapa cara mudah untuk mengajar sistem tematik tanpa harus menghilangkan initi pembelajaran. bagaimana caranya simak cara saya berikut ini. eng ..ing… eng…

Saya akan membuat sampel pada kelas 5 SD. seperti diketahui bahwa pada kelas 5 SD terdapat 5 tema dengan masing-masing 3 sub tema. sehingga total ada 15 sub tema pembelajaran yang harus diselesaikan selama 1 semester.

Hitung-hitungan kalkulator kalender akademik saya bahwa semester 1 2014 hanya mempunyai rentang waktu antara Agustus, September, Oktober dan Nopember. Itu artinya kita hanya mempunyai 4 bulan penuh mengajarkan 5 tema inti dengan 3 sub tema masing-masing.

Untuk itu buatlah pembagian tema dengan disesuaikan target pencapainnya seperti gambar tabel saya dibawah ini:

teArtinya tabel ini adalah pada bulan Agustus kita harus menyelesaikan 2 tema sekaligus, lalu 1 tema pada bulan September dan seterusnya.

Hal ini dilakukan agar ketercapaiannya tema dalam kurikulum 2013.

Lalu selanjutnya, setelah kita membagi tema besar menjadi target perbulan langkah berikutnya kita membagi 1 bulan dalam skup 3 sub tema. kita akan gunakan sampel bulan september yang menggunakan 1 tema “Kerukunan dalam bermasyarakat”

Jika 1 bulan terdapat 30 hari sedangkan 1 bulan harus tercapai pembahasan 3 sub tema maka kira-kira ada 1 minggu target sub tema, dan 1 minggu khusu evaluasi 3 sub tema . gambarannya seperti dibawah ini.

sept

Berikutnya dengan mudah kita bisa mengklasifikasikan target pembelajaran agar selesai 1 sub tema. hal ini dikarenakan dalam buku tematik tersebut rata-rata tiap sub tema mempunyai 6 kali pertemuan pembelajaran. dengan begitu kita bisa menjatah dalam 6 hari terdapat 6 kali pembahasan sesuai dengan buku. lihat gambar dibawah ini.

23

Atau dengan cara lain yaitu memfokuskan  pelajaran dasar yang tetap muncul seperti Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, SBdP, tanpa harus menghilangkan tema inti pembelajaran.

Untuk itu pentingnya seorang guru untuk mengecek pelajaran apa saja yg muncul pada bahasan sub tema tersebut. misalnya pada kelas 5 SD bulan september Tema “Kerukunan dalam bermasyarakat” sub tema 1 “bentuk-bentuk kerukunan ” muncul pelajaran IPS, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA tanpa harus kehilangan tema dasar utama. Maka penyebaran pembelajarannya menjadi seperti gambar dibawah ini.

32

Demikian pemetaan pembelajar tematik ini, dengan begitu guru dapat membaca tema dan membagi pembelajaran dengan tempo waktu sesuai dengan target yang diharapkan. sekali lagi ini hanya buah pemikiran saya , pastilah ada kekurangan disana sini..maklum namanya juga Kurtilas (kurikulum tidak jelas) maaf ..maksud saya kurikulum 2013..bro…

untuk daftar nilai dan jadwal versi saya sdh bisa didownload kawan-kawan semua…diartikel saya sebelumnya

sekali lagi selamat berkarya guru2 Indonesia…

salam blogger…

 

 

Posted on 14/07/2014, in Education and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 11 Comments.

  1. makasih banget bang fajar atas ilmunya. bagi saya ini sangat membantu sekali. semoga dilancarkan rezeki dan urusannya.

  2. Amin

  3. Setahu saya, di Kelas 5 dalam semester 1 terdapat 3 tema dan semester 2 terdapat 2 tema

  4. ayi meldarena

    makasih bang, sangat bermanfaat…!

  5. Ada cara belajar untuk kelas 4 gak? Saya sbg ortu agak bingung mengajarkan ke anak… juga kalau ada contoh2 soal untuk kelas 4…

  6. kok susah banget ya… padahal aq udah les….

  7. hallo aq dari bali…
    namaku niluh pt lila septi ayumi… semoga berkenang… makasi ya gays…

  8. rahma0608@yahoo.com

    Kurikulum 2013 jika diterapkn di sd menurut saya, agak sulit karena teks materinya kurang banyak anak diauruh mencari sendiri lewat internet atau koran , mnurutku kurang efisien, byk orang tuatua me leslan anaknya krn orang tua gak bisa atau sibuk jika udah dileskan ujung2 nya gurunya yg mencari jawabannya, krn dibuku bacaan gak ada, padahal dg membaca anak bisa pinter dg sendirinya, tp kelebihan yg saya rasakan anak lebih semangat dalam prakarya karena banyak sekali parktik2 ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: