Gawat Darurat Dangdut Indonesia

goyang_dangdut-20131209-105405Beberapa hari yang lalu KPI Jawa Barat (24/5) tiba-tiba membuat edaran tentang pembatasan siaran lagu dangdut. Saya mencoba mencari tahu ada apakah gerangan? ternyata usut demi usut edaran ini berkenaan dengan syair lagu dangdut yang kini telah berevolusi menjadi karya seni yang “menyimpang”.

Karena lagu dangdut adalah jenis lagu yang mudah diterima kuping rakyat Indonesia, maka hal ini akan berbahaya jika didengar oleh anak-anak dan remaja kita. Bahkan keponakan saya yang berusia 2,5 tahun bisa dengan lincah menyanyikan “sambel balado”- nya Ayu Tingting.

yang pasti kalau lagu-lagunya  Dream Theater keponakan saya agak kesulitan.

Kenapa kita musti waspada dengan lirik lagu dangdut ini kawan? loh belum tahu toh ? lihat gaes… sekarang lagu dangdut kita sudah gak peduli lagi yang namanya masalah moral, bagi mereka semakin “heboh” sebuah lagu maka akan diterima industri pasar.

Dan mereka gak segan-segan masuk ke hal privasi bahkan urusan kamar tidur,  sehingga lirik lagu kini berubah menjadi pesan lagu yang punya konotasi lain. Dan kalau dibiarkan hal ini bisa berdampak pada angka kekerasan seksual yang kini makin meningkat !

Gak percaya? mau tau beberapa lagu yang kini di permasalahkan ?, simak ya ! tapi jangan dikoleksi.

1. Wanita Lubang Buaya

Pertama kali baca judul lagu ini. Saya pikir ini  adalah lagu yang menceritakan para perempuan anak buah Letkol Untung yang lagi magang di Gerwani. Atau tentang lagu yang diadaptasi dari buku sejarah Gestapo PKI.

Tapi ternyata…Hmmmm… yang dimaksud dengan Wanita lubang buaya ini adalah ya…ya ..gitu dech. penasaran simak deh liriknya…

Wanita kamu harus tahu
Mengapa lelaki buaya
Mau tahu jawabannya
Wanita punya lubang buaya…

yang pasti lagu ini gak cocok kalau dinyanyikan saat HUT Dharmawanita…percaya deh sama saya

2. Paling Suka (69)

Lagu yang gak kalah seru adalah lagu 69 nya Julia Perez. Kebayangkan kalau ada siswa kita cengingisan ketika ada simbol angka 69. Kemudian kita tanya …tau dari mana? ..lalu mereka jawab …dari lagu Julia Perez.

Yah walau jeng Julia Perez pernah membantah bahwa angka 69 adalah angka sebelum 70.

Tapi masalahnya ya jeng…emangnya gak ada angka lain..kayak 1002, 7689 atau 0000 ? apalagi ditambah Julia perez menyanyi sambil berdesah-desah kagum. Penasaran dengan liriknya ? nih simak.

Kau elus-elus tubuhku
Kau belai-belai rambutku
Terpejam-pejam mataku
Aduh aduh aduh nikmatnya
Duh aduh aduh asiknya
Desah indahmu menusuk kalbu…

Udah nyanyi nya? jangan di hayati gitu, malu ah…

3. Manuk Mursal

Iya…ini judul lagu. .sumpah… dan bukan jenis nama burung kayak Cendrawasih atau burung Onta. Lagu ini dinyanyikan D’Bgundal asal Jawa Timur dan sudah menjadi hits katanya disana. Kalau melihat liriknya Masya Allah “warbiayasa uedyan”. Berikut liriknya…

Wes metenteng dik saiki wae

Kate lapo ploroten ploroten
Ploroten tak prekese
Kurang ajar wong lanang
Dasar manuk nek mursal
Wis cepitno nek ora tak balang

Wis Ra Kuat Dik
Bapakke Tole

…le…wis ra kuat aku mocone…dasar begundal!

4. Kebelet

Setahu saya yang namanya kebelet, kalau gak pengen Pup pasti pengen kencing, tetapi lagu yang dinyanyikan Deviana Safara ini  punya maksud lain dan berbeda dengan lagu anak-anak yang judulnya Kebelt pipis (Ciccio Manassero)

berikut liriknya…mohon jangan dibaca berulang-ulang…

Dik, aku yo wis nafsu (Dik, aku sudah nafsu)
Engko bengi aku njaluk iku (Nanti malam aku minta itu)
Balung karo ototku podo kaku (Tulang dan ototku kaku semua)
Lekgak ngunu, ora iso turu (Kalau tidak gitu, tidak bisa tidur)

tobat yo nduk ….

5. Ada yang panjang

Lagu dari Rya Sakila ini gak kalah mesum, dengan bermain konotasi “ada yang panjang” pendengar akan diajak berangan-angan atas sesuatu yang vulgar. Liriknya pun cukup menantang…gak kebayang kalau ini sampai didengar anak-anak kecil diujung gang…woi ada yang panjang lewat!

berikut lirik lagu ada yang panjang…

Ada yang panjang, ada yang pendek

Ada yang lentur, ada yang bengkok

Pikiran lelaki mau nekat takut sendiri

Cari rejeki kok malah dicaci maki
Ada yang dalam, ada yang cetek

Ada yang luwes, ada yang sempit

Pikiran wanita takut susah ganti pasangan

Nggak tahunya salah gaet suami orang

Inilah lagu hanya lagu banyolan

6. Hamil sama setan

Setahu saya yang namanya hamil jelas sama manusia. Lah kok yang menghamili dibilang syetan? opo toh maksudnya? yang jelas lagu dangdut koplo yang dibawakan Litha Zima ini menceritakan seorang wanita yang sudah hamil tapi silelaki emoh tanggung jawab. Masalah sudah nikah atau tidak, sama sekali gak dijelaskan dalam gugatan materi dipengadilan ini … halah !…nih sedikit lirik lagunya…

aku hamil sama abang, masa hamil sama setan
aku hamil sama abang, masa hamil sama siluman
aku cuma mau tanya, bukan cari gara-gara
aku cuma ingin tahu tapi kamu kok begitu

abang aku sudah hamil sayang
abang ku sudah terlambat datang bulan
sayang kau hamil sama siapa?
sayang itu anak siapa?

Masih kurang bejad? monggo mbak /mas tambahin sendiri…

7. Mobil bergoyang

Sekali lagi ini bukan judul acara MTV di era tahun 2000-an yaitu “Pimp My Ride” dimana menampilkan mobil yang sudah tua dan dalam kondisi buruk,  kemudian diperbaiki dan didandani menjadi sangat baik. Tapi lagu mobil bergoyang yang dibawakan Lia MJ ini menggambarkan mobil sebagai arena sex bebas.

Duh mbak…ditempatku mobil malah dipake buat jualan tahu bulat….digoreng dadakan…(malah promosi)..eh dia mah buat yang lain. Mau tidak mau istilah “goyang mobil” akan jadi konotasi negatif buat anak2 kita nanti…kita? lu aja kaleee.

penasaran sama liriknya? nih saya kasih

Yang penting senang bergoyang bergoyang – Di setiap mobil digoyang digoyang

Dipeluk cium merangsang merangsang – Biarkan orang ah tegang ah tegang
Asalkan senang bukan kepalang – Duh aduh sayang terasa melayang
Setiap malam di pinggir pantai mobil bergoyang – Tidak di pantai, tidak di hotel, di mobil oke

Sebetulnya masih ada puluhan lagi  lagu-lagu dangdut yang liriknya bernada porno, serta dinyanyikan dengan video klip gaya2 centil dan mendesah-desah manja gitu deh.

Seperti antara lain Hamil Duluan, Maaf Kamu Hamil Duluan, Maaf Kamu Hamil terakhir (opo coba)..terus ada Pengen Dibolongi (dia pikir paku kali) , Apa Aja Boleh, Njaluk Kelon, Kudu Misuh, Bombassu,  Wedhus, Nasi Uduk, Rondo Teles Ora Kathokan dan masih banyak lagi.

Bahkan beberapa penyanyi dangdut di pelosok pedesaan kini bisa uedan-uedanan pas saat dipanggung. Saya sih jujur aja gak terlalu banyak hafal diantaranya (alm) Irma Bule yang digigit ular kobra pas nyanyi dipanggung kemaren, ada goyang dribel duo srigala, Uut Selly, Mela Berbie, Lina Geboy, Ana Velisa dsb. (katanya gak hapal? piye toh)

Ngeri ya…semoga saja para pemangku kebijakan bangsa ini bisa lebih tegas kepada penggiat seni di aliran dangdut ini, jangan sampai malah turut merusak generasi muda. KPI , KPAI, kementrian dan masyarakat harus mampu bahu membahu menahan gempuran di sisi ini.

Masih ingatkan pesan bang rhoma dalam lagunya yang berjudul Generasi Muda …

Wahai generasi muda insan beragama
Tunjukkanlah bahwa Anda berakhlak mulia
Sinarilah wajah bangsa dengan keimanan
Engkaulah harapan

yah pokoknya gitu lah

 

 

Salam Blogger

bang fajar

Seorang guru yang kini mengajar disekolah pinggiran kota, dan pernah berhasrat ingin menjadi pendekar satria bergitar

baca artikel lainnya di https://bangfajars.wordpress.com

Posted on 25/05/2016, in renungan. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: